Rabu, 05 Maret 2014

040314 01:25

Selamat tidur anda, mimpi dan harapan. Sebenarnya saya lelah, juga tak ingin berharap lagi, bisakan bantu saya melepaskan semuanya? Ayolah~ saya sudah lelah sedari dulu tapi tak pernah bisa melepaskannya. Saya tau, anda tak pernah percaya tentang ini, maka dari itu saya ingin menyerah, karna lebih baik anda tak tau perasaan saya daripada anda tau tapi anda tak mempercayainya, itu sakit, ya di sini ada yang sakit, anda tak tau kan?

Saya mengerti, anda ingin mendapatkan kebahagiaan anda yang itu, yang baru saja anda ceritakan pada saya. Saya mendoakan anda, dengan lirih, berharap Tuhan mendengar doa anda dan doa saya tentang harapan anda, serta mengabulkannya. Manis sekali yah kebahagiaan yang anda inginkan itu, saya mendukung anda, selalu :) saya tahu anda berhak bahagia, berhak mendapatkan apa yang anda inginkan dan impikan. Karna itu saya perlahan mengalah, demi masa depan anda, saya tak ingin membebani anda tentang perasaan yang saya miliki.

Kemarin saya salah, ya salah karna telah lancang mengatakan semuanya pada anda, saya pun mengutuk diri saya sendiri, seharusnya saya bisa lebih menahannya. Tapi anda tak tau kan bagaimana rasanya menjadi saya? Hehe ya tak pernah tau. Fokus anda sekarang hanyalah kebahagiaan anda, bukankah itu berarti akan menjadi kebahagiaan saya juga? Semoga o:)

Saya mendukung anda apapun keputusan anda, saat ini langkah tepat yang harus saya pilih adalah membunuh hati saya, mematikan rasanya, menghilangkan mimpi dan harapan yang pernah ada. Saya tau ini akan terasa sulit sekali, karna saya telah sering mencobanya. Demi masa depan anda saya rela melakukannya. Sebenarnya saya ingin selalu berada di samping anda, menemani anda dari titik terendah anda sampai titik tertinggi anda, tapi sepertinya anda tak menginginkannya maka lebih baik saya berhenti. Saya hanya akan mengamati sosok anda dari jauh, mendoakan anda, ya mungkin itu lebih baik daripada saya mengganggu anda dan mimpi besar anda.

Saya akan slalu ada di sini saat anda membutuhkan saya, karna sebenarnya saya tak pernah bisa benar-benar pergi, saya hanya menyediakan ruang kosong di antara anda dan saya, bukan untuk di tempati orang lain. Hanya agar anda mengerti di antara jarak itu di sini masih ada saya yang setia mendoakan segala kebaikan tentang anda.

Anda semangat yah, jangan pernah menyerah, jangan mengeluh juga soal kehidupan. Memang semuanya berat, tapi bila anda bersyukur dan tetap berusaha pasti anda bisa. Semoga disuatu titik nanti saya akan ikut andil sebagai salah satu alasan kebahagiaan anda, aamiin o:)

Tidak ada komentar: