Jumat, 10 Januari 2014

jujur :')



Jujur, aku ingin menyerah sekarang, melepaskan semuanya dengan mudahnya tanpa berfikir panjang, tanpa perlu memikirkan apa yang tlah terlewati dan apa yang akan terjadi nanti, aku ingin melakukannya, sangat! Tapi saat ini terjadi, bukan lagi bagaimana aku harus melepaskan, ini semua tentang apa yang sudah terlalu banyak dikorbankan dan diperjuangkan. Tentang bagaimana aku mempertahankannya, karna sungguh tak pernah mudah bertahan dalam keadaan seperti ini, aku tersiksa.
Maaf, aku kira aku kuat, mampu melewati semuanya dengan baik-baik saja, mengobatinya sendiri tanpa kamu; orang yang seharusnya slalu ada di sini bersamaku apalagi saat aku sedang terluka seperti ini. Aku benar-benar butuh kamu. Setidaknya kamu bisa memberikanku semangat seperti yang dulu-dulu itu, satu hal yang sering kamu lakukan untukku. Tapi semakin aku berharap, aku sadar semua ini hanya akan semakin melukaiku, mengharapkan orang yang tak mengharapkanku. Aku tak pernah tau kalau kehilanganmu rasanya akan semenyiksa ini.
Kamu tau, aku ingin sekali berhenti, berhenti dari semuanya, dari segala hal yang mengingatkanku akan kamu, tentang harapan dan semua mimpi kita, aku benar-benar ingin berhenti dan lekas mengahiri lalu melupakan semuanya. Tapi kamu juga tau kan, semua ini sudah terlalu lama bila harus dilupakan sekarang, entah berapa coretan yang kamu buat dalam catatan hidupku, sebagian atau mungkin menutupi semuanya, aaaaaaa.
Aku gatau harus gimana sekarang, terus melangkah maju juga udah kamu larang, kamu memintaku berhenti. Tapi kalo aku harus mundur, aku udah melangkah terlalu jauh, tanpa aku tau harus mundur dari bagian yang mana. Kamu nyiksa aku :’) kamu jahat :’) harusnya kamu ga usah buat aku percaya sama semuanya, harusnya kamu ga biarin aku mimpi terlalu tinggi, harusnya kamu ga usah ngasih harapan yang malah buat aku jatuh tanpa aku tau kalo sakit yang bakal aku rasain sesakit ini.
Dulu aku percaya semuanya karna aku yakin di hatimu benar-benar ada aku, di mimpimu ada nama aku, karna aku yakin selama kamu mencintaiku dan aku mencintaimu kita akan tetap bertahan dan saling mempertahankan seburuk apapun keadaan kita. Dulu aku begitu mempercayai semuanya, meski kadang harus menutup luka yang kamu buat dan mungkin ga kamu sadari. Dulu, dulu, dulu aaaaa!
Sekarang aku harus gimana ? :’) memperdulikanmu pun sepertinya menjadi beban bagimu, memperhatikanmu pun seperti membuatmu semakin jengah padaku. Sekarang aku harus bagaimana ? apa kamu ingin aku benar-benar merelakannya ? melepaskan semuanya dan melupakan semuanya ? kalo memang iya, baiklah, aku akan melakukannya, seperti biasa, menuruti segala inginmu, perlahan ya :)) kalo aku belum bisa sekarang maaf, tapi aku selalu nyoba, dan semoga nanti bisa, aamiin

Tegal, 2 Januari 2013 23:00

Tidak ada komentar: