ga ada yang salah sih sebenernya, cuma lagi nunggu kapan waktu hati dia akan mengarah ke hatiku *hueek. ini menyebalkan sungguh, mengagumi dari jarak jauh, padahal jarak kita mungkin hanya beberapa meter saja. haha
harusnya sih tinggal bilang "aku suka kamu" simple, setelah itu urusan selesai, iya kan ? tapi nunggu waktu yang tepatnya itu loh susah, secara dulu masih terlalu dini untuk memulai segalanya *uhuk, jaman SD broh, apa terlintas untuk memulai kisah cinta dari SD ? haha
yakin ga yakin juga sama perasaan sendiri, palingan juga cinta monyet abal-abal yang banyak di jual di pasaran *eh, cinta yang ini beda sungguh. simple, klasik, manis. haha jangan maksa aku buat menjelaskannya sedemikian romantis deh -_-
berawal dari selembar senyuman di ujung senja, (yampun anak SD udah tau kalimat setinggi itu -_-) :D. dia datang jreng jreng jreng, seperti sebuah hembusan angin di musim yang kering tandus, maklumlah kan emang baru yang pertama :*
dengan muka yang terlalu tirus, kurus, hitam. kecil. ini orang apa batang korek ? haha. jauh dari semua ciri fisik yang aku sebutkan tadi, dia punya senyum yang dengan suksesnya buat aku meleleh tanpa mampu di cegah. tanpa sepatah katapun yang terucap. tanpa perbincangan, hanya senyum. oh Tuhan jelaskan bagaimana cinta datang hanya dengan sekali senyum terurai ?
hari-hari selanjutnya mulai disibukkan dengan kegiatan mencari tau segala hal tentang dia, kalo sekarang sih dikatain kepo kali yah, dulu gatau istilahnya apa. pokoknya tiada hari tanpa info tentang dia, mungkin temanku pun merasa bosan dengan kebawelanku yang benar-benar tidak bisa di kendalikan haha
sampai tiba saatnya aku akan benar-benar kehilangan kabar dan cerita tentang dia, udahan masuk SMP loh aku pas ini, udah puber, hihiihi. tapi ajaib, sepertinya Tuhan memang sedang berpihak ke arahku, yeay ! temenku yang sering aku kepoin itu satu sekolahan lagi bareng dia, bahkan sekelas, well betapa beruntungnya aku :* haha. ahirnya sesi pengepoan itu berlanjut walaupun hanya sekali dalam 6 bulan. (sekedar info aja, aku meninggalkan kota kelahiran saat menginjak remaja)
awalnya sih ada sedikit perbedaan, yaa namanya juga remaja ada banyak hal baru yang ingin di coba, iya kan ? dan dia berubah sedikit demi sedikit, menjadi lebih nakal, lebih arogan dari semula hanya anak mami yang pendiam -_- aku mulai mengabaikan, sedikit tak perduli, meski rasa penasaran tetap menggebu di hati.
tapi yang namanya takdir Tuhan siapa yang tahu, iya kan ? he come back ! dengan cara lebih sempurna dari yang sebelumnya. tak ada jarak, kami menjadi dekat, meski dari hal kecil yang tak terduga haha.dan setelah itu banyak kejutan-kejutan kecil dari Tuhan yang menurut aku it's amazing ! dia ga lagi hanya menjadi sebuah mimpi, dia sebuah mozaik :)
yaa meskipun pada ahirnya takdir Tuhan ga selalu berpihak sama aku, karna sekarang aku tlah melepaskannya, sangat jauh tertinggal, tapi tetep sih lucu aja kalo ada saat dimana aku tiba-tiba mengenangnya, ya seperti sekarang ini :D
he was my first love, though the first is not always be the last :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar