Rabu, 19 Juni 2013

kepenatan pagi

Selamat pagi kota yang menuliskan cerita tentang jarak dan kerinduan
Kali ini pagi ku sambut dengan secangkir teh hangat yang isinya mulai dingin karna terlalu lama ku diamkan. Sebenarnya ini jauh berbeda dari pagi-pagi sebelumnya yang di temani secangkir kopi, bukan teh.
Tapi not bad lah, aku hanya ingin suasana yang baru, meski kopi tetap jadi pilihan pertama. Ahir-ahir ini semua makanan dan minuman terasa hambar di mulut. Tak berasa apa-apa. Semuanya pahit, meskipun aku memberi setoples gula -_-
Beginikah yang namanya sakit ? tak ada yang menyenangkan, semuanya hanya kepahitan dan kepahitan. Tak ada tenaga, separuh nyawa yang terbang entah kemana. Semangat pun terbelah, antara menahan sakit dan terbebani oleh tugas.
Ini sudah tiga hari, benar-benar dalam situasi dan kondisi yang tidak menyenangkan, memaksakan diri untuk melakukan berbagai kegiatan, tapi ujung-ujungnya bukan membaik tapi semakin memburuk. Memang sesuatu yang dipaksa ga pernah memiliki manfaat.
Termasuk memaksa untuk tetap bertahan dalam hubungan yang hambarkah ? his masih pagi, gak usah meracuni fikiran dengan hal-hal yang tidak penting seperti cinta, well apa cinta benar-benar tidak penting ? haha
Semalem untuk kesekian kalinya, kecewa. Terlalu banyak hal-hal yang mengecewakan di hidup ini. Dan setengahnya membuat aku bosan dan jenuh untuk menjalani kisah itu lagi. Tapi anehnya aku masih bertahan, entah dengan lapisan hati yang keberapa, yang jelas aku masih mempertahankannya. Well, mungkin ini belum saatnya untuk berpisah -_-
Dan pagi ini, membolos dan menghilang dari penatnya ruangan yang berisi ibu-ibu ngerumpi mungkin jadi pilihan terbaik, aku lelah.  Mendinginkan sejenak isi kepala bukan hal yang buruk kan ? semuanya hanya seperti domino yang jatuh saling menumpuk di fikiran, aku ingin terbebas meski hanya satu hari dari tujuh hari yang aku miliki, juga dari dia.

Jangan tanyakan kemana aku dimana aku, nanti aku kembali, pasti, mungkin dengan aku yang baru, tak seperti aku yang janggal ini, menatap semua orang dengan tatapan aneh dan menyebalkan. Ini hariku, siapapun tek berhak menggangguku. Tak terkecuali kamu.

Tidak ada komentar: